Selasa, 12 Februari 2013

Siklus Produksi & Keuangan

Tugas 2 ( NPM GANJIL )

1. Jelaskan aktivitas Bisnis & Batasan Aplikasi Siklus Produksi Keuangan !


Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.
Empat aktivitas dasar bisnis dalam siklus pendapatan,yaitu :

Entri pesanan penjualan,mencakup :
Mengambil pesanan dari pelanggan.
Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan.
Memeriksa ketersediaan persediaan.

Pengiriman,mencakup :
Mengambil dan mengepak pesanan.
Mengirim pesanan tersebut.

Penagihan dan piutang usaha,mencakup :
Penagihan ke para pelanggan.
Memelihara data piutang usaha.

Penagihan kas,mencakup :
Menangani kiriman uang pelanggan.
Menyimpannya ke bank.


2. Jelaskan Prosedur Siklus Produksi & Keuangan !


Siklus Produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.
Siklus hidup produk manajemen (atau PLCM) adalah suksesi strategi yang digunakan oleh manajemen bisnis sebagai produk berjalan melalui siklus hidup-nya. Kondisi di mana suatu produk dijual (iklan, saturasi) perubahan dari waktu ke waktu dan harus dikelola sebagai bergerak melalui tahap suksesi nya.

Ada empat aktivitas dasar dalam siklus produksi :
  1.  Perancangan Produk 
  2.  Perencanaan dan Penjadwalan 
  3.  Operasi Produksi 
  4.  Akuntansi Biaya

Sistem aplikasi dalam siklus keuangan yaitu :
  1.  Sistem pemilikan. 
  2.  Sistem catatan jurnal. 
  3.  Sistem pelaporan keuangan
3. Buatlah Diagram alur data /DFD dari siklus produksi & Keuangan itu sendiri !



http://nunufitriani.blogspot.com/2011/11/tugas-ke-2-sofskill-sistem.html 
http://gomgomrevolution.blogspot.com/2012/10/aplikasi-aplikasi-siklus-produksi-dan_393.html

Tugas Sistem Informasi Akuntansi / SIA 3

Tugas Softskill SIA 3

1 Sebutkan macam macam aplikasi pengolah akuntansi / software software dibidang akuntansi.

2 Jelaskan kelebihan dari masing masing software/aplikasi tersebut.
3 Jelaskan kelemahan dari masing masing software/aplikasi tersebut.

Jawab


1. * Microsoft Excel

    * Krishand General Ledger / GL
    * MYOB Accounting
    * Bee Accounting
    * Mass Accounting

2. Kelebihan

    
    * Microsoft Excel  -> memiliki banyak proses aritmatika, perhitungan yang lebih kompleks & banyak.
    * Krishand General Ledger / GL -> Multi User & simple dalam penggunaanya.
    * MYOB Accounting  -> Lebih banyak dipakai diperusahaan atau para akuntan di seluruh dunia.
    * Bee Accounting  -> Biaya penggunaan & penginstalanya lebih murah.
    * Mass Accounting  -> yaitu manajemen efisiensi pada pemakaian softwarenya lebih baik dari yang lain.

3. Kekurangan


    * Microsoft Excel  -> Pembuatan tabel data / akuntansi tidak boleh lebih dari 10 MB.

    * Krishand General Ledger / GL -> Terlalu simpel sehingga fitur pengolahan akuntansi banyak yang   
                                                             dikurangi.
    * MYOB Accounting  -> Tidak adanya Backup data secara otomatis.
    * Bee Accounting  -> Cenderung rumit dalam pengunaan dan pengaplikasianya.
    * Mass Accounting  -> Konsolidasi data atau transfer data sering mengalami gangguan.

Pembuatan Model Data & Desain Database


1. Jelaskan ruang lingkup dan proses desain database !



#Sistem Ruang Lingkup Aplikasi Database
1.          Pendefinisian Sistem
 ð     Pendefinisian dari ruang lingkup system database, pemakainya dan aplikasinya
   2.     Perancangan Database
 ð     Perancangan model konseptual database
 ð     Perancangan model logika database
 ð     Perancangan fisik database 
   3.     Implementasi
 ð     Pembuatan file database
 ð     Penerapan aplikasi perangkat lunak
   4.     Pengisian dan konversi data (loading)
 ð     Pengisian data ke dalam database
 ð     Pengkonversian data dari file lama ke file baru
   5.     Konversi Aplikasi
 ð     Aplikasi Software dari system lama ke system baru
   6.     Testing dan Validasi
 ð     Sistem baru di tes dan di validasi
   7.     Operasi
 ð     Pengoperasian system database dan aplikasinya
   8.     Monitoring dan Pemeliharaan
 ð     Pengontrolan dan pemeliharaan

Perancangan Database
Perancangan database akan mendukung pengoperasian-pengoperasian dan tujuan dari organisasi

Tujuan Perancangan Database
 Ø      Untuk menyajikan data dan hubungan antar data yang diperlukan oleh pemakai dan aplikasi
 Ø      Untuk mempermudah pemahaman informasi
 Ø      Untuk melengkapi model data yang mendukung transaksi-transaksi yang diperlukan
 Ø      Untuk mendukung proses permintaan dan performance seperti waktu respon, waktu proses dan tempat penyimpanan

Fase-fase dari proses Perancangan Database
1.                  Pengumpulan dan analisis permintaan
2.                  Perancangan model konseptual database
3.                  Pemilihan DBMS
4.                  Perancangan model logical database
5.                  Perancangan fisik database
6.                  Implementasi database

Fase-1. Pengumpulan dan analisis Permintaan-permintaan

Fase ini meliputi pengumpulan dan analisis permintaan dari para pemakai maupun area aplikasi.

 Aktifitas-aktifitas yang dilakukan dalam fase ini:
 ð     Mengidentifikasikan kelompok dari pemakai dan area aplikasi
 ð     Mempelajari dokumen-dokumen yang ada
(bentuk-bentuk formulir, laporan, aturan-aturan)
 ð     Menganalisis lingkungan operasional dan pemrosesan permintaan
 ð     Mengadakan questioner dan interview

 Fase-2. Perancangan Model Konseptual Database
 ð     Fase ini meliputi penyajian data dan hubungan-hubungannya yang disimpan dalam database
 ð     Model data ini terpisah dari detail implementasi seperti DBMS yang digunakan, program aplikasi dan perangkat kerasnya.

 Pada fase ini dilakukan 2 aktifitas:
a *    Perancangan skema konseptual
Aktifitas- aktifitas yang dilakukan:
 ð     Mengidentifikasi tipe entity, atribut-atributnya serta keterhubungan antar entity
 ð     Menentukan key dari atribut-atribut tersebut
 ð     Menentukan cardinaliti ratio dan participation constraint
 ð     Bila diperlukan ditambahkan spesialisasi atau generalisasi

Terdapat 2 macam pendekatan:
1.                  Perancangan skema tersentralisasi
 ð     Semua permintaan user dan aplikasi dirancang menjadi satu kesatuan. Autorisasi tersentralisasi oleh DBA.
 ð     DBA bertanggungjawab penuh dalam perancangan
 ð     Diperlukan perancang database yang ahli dan memahami permintaan-permintaan untuk setiap pemakai
2.                  Perancangan skema integrasi
 ð     Setiap kelompok pemakai dapat merancang database meraka sendiri-sendiri
 ð     Setelah skema konseptual database terbentuk, proses integrasi dilanjutkan oleh DBA
 ð     Pembentukan entity-entity, atribut-atribut dan domain harus jelas dan seragam pada setiap user group

Strategi-strategi pada perancangan skema:
1.                  Top Down Strategi
 ð     Perancangan dimulai dari pendefinisian tipe-tipe entitynya terlebih dahulu, setelah itu dilanjutkan    dengan ketehubungannya beserta atribut-atributnya
 ð     Pendefinisian tipe entity dari lebih tinggi ke tipe yang lebih rendah. Contoh : menggunakan spesialisasi


2.                  Bottom Up Strategi
 ð     Perancangan dimulai dari pendefinisian atribut-atribut terlebih dahulu, setelah itu dilanjutkan dengan keterhubungannya beserta atribut-atributnya
 ð     Pendefinisian tipe entity dari lebih rendah ke tipe yang lebih tinggi. Contoh : menggunakan Generalisasi
3.                  Inside-Out Strategi
 ð     Special kasus dari Bottom Up Strategi dimana difokuskan ke konsep-konsep utama baru ke konsep lainnya.
4.                  Mixed Strategi
 ð     Gabungan dari Top Down dan Bottom Up Strategi

b.                  Perancangan transaksi
 ð     Transaksi merupakan represantasi dari aktifitas-aktifitas terhadap database
 ð     Perancangan transaksi harus disesuaikan dengan kebutuhan para pemakai dan area aplikasi
    Kegiatan-kegiatan dalam perancangan transaksi pada tingkat konseptual meliputi:
 ð     Mengidentifikasi input/output
 ð     Mengidentifikasi fungsi transaksi

Jenis-jenis Transaksi:
 v     Retrieval transaksi
Transaksi yang mencari data untuk menampilkan laporan pada layer
 v     Update transaksi
Transaksi untuk menambahkan, menghapus dan memodifikasi record-record di dalam database
 v     Mixed transaksi
Transaksi untuk mencari data sekaligus untuk update data

 Fase-3. Pemilihan DBMS
 Terdapat dua faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan DBMS :
 1. Faktor teknik
 ð     Pendefinisian primary key, foreign key, tipe data dan domain
 ð     Tersedianya control integrity, mekanisasi view, kamus data dan kemandirian data
 ð     Tipe-tipe model data yang tersedia
 ð     Pemeliharaan struktur file
 ð     Kemudahan reorganisasi, indexing
 ð     Tersedianya kompresi data
 ð     Bahasa query yang tersedia
 ð     Tersedianya system interface
 ð     Multi user diperbolehkan
 ð     Tersedianya backup dan recovery
 ð     Tersedianya pengontrolan konkurensi
 ð     Tersedianya penanganan deadlock

 2. Faktor ekonomi
 ð     Perkiraan biaya yang dibutuhkan : software, pemeliharaan hardware, training, operasi dsb.
 ð     System yang lebih familier dengan personal-personalnya
 ð     Kemampuan pelayanan vendor (penjual)

Fase-4. Perancangan Model Logikal database

Didalam fase ini ada 2 kegiatan:
1.                  Pemetaan system independent (Tansformsi)
 ð     Pemetaan dari ER (entity relationship) diagram ke bentuk database yang dipilih
 ð     Jenis-jenis model database adalah relasional, hierarki, jaringan dan object oriented
2.                  Penyesuaian skema ke DBMS
 ð     Kita harus menyesuaikan skema yang diperoleh ke bentuk database yang dipilih, karena setiap database mempunyai model data yang berbeda
 ð     Bila database yang dipilih adalah database relasional, maka relasi harus dinormalisasikan terlebih dahulu

Fase-5. Perancangan Fisik Datase

Perancangan fisik database meliputi :
 ð     Perancangan aturan integrity
 ð     Analisis transaksi
 ð     Pemilihan organisasi file
 ð     Pemilihan indekx
 ð     Pengontrolan redudansi
 ð     Perancangan view untuk pemakai
 ð     Pemberian hak pengaksesan untuk pemakai

Beberapa petunjuk dalam pemilihan database secara fisik:
 1.    Respon Time
Waktu yang telah berlalu dari suatu transaksi database yang diajukan untuk menjalankan suatu tanggapan
 2.   Space Utility
Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh file-file database dan struktur-struktur jalur akses
 3.   transaction throughput
Rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses permenit oleh system database, dan merupakan parameter kritis dari system transaksi (missal: digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll)

Fase-6. Implementasi Sistem Database
 ð     pembentukan database file
 ð     pengisian data
 ð     konversi data (bila perbaikan system lama)
 ð     implementasi transaksi database
 ð     testing dan validasi
    2. Gambarkan Diagram Hubungan Entitas !


  3. Gambarkan dan Jelaskan diagram REA! (Resources Event Agent Diagram) !

  
  
MODEL DATA REA secara khusus dipergunakan dalam desain database SIA sebagai alat pembuatan model konseptual yang fokus pada aspek semantik bisnis yang mendasari aktivitas rantai nilai suatu organisasi.
Model data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu :
1. sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource) contoh : kas dan persediaan, perlengkapan, gudang pabrik dsb
2 . Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event) Contoh : sales events, taking customer orders
3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent) Contoh : pegawai (staf penjualan dan kasir), pelanggan
Membangun diagram REA untuk siklus transaksi tertentu teriri dari empat langkah :
1. Identifikasi pasangan kegiatan pertukaran ekonomi yang mewakili hubungan kualitas dasar memberi-untuk-menerima, dalam siklus tersebut.Penjelasan :
Pertukaran ekonomi dasar dalam siklus pendapatan melibatkan penjualan barang dagangan atau pelayanan, serta serangkaian penerimaan kas sebagai pembayaran dalam penjualan tersebut.
Diagram REA untuk siklus pendapatan S&S dengan membuat entitas kegiatan penjualan dan penerimaan kas dalam bentuk persegi panjang, dan hubungan dualitas ekonomi antara mereka, dalam bentuk wajik
2. Identifikasi sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan pertukaran ekonomi dan para pelaku yang terlibat dalm kegiatan tersebut.Penjelasan :
Ketika kegiatan yang menjadi pusat perhatian telah ditentukan, sumber daya yang dipengaruhi oleh kegiatan tersebut perlu diidentifikasi.
Kegiatan penjualan dapat diterjemahkan menjadi pemberian persediaan kepada pelanggan.
Kegiatan penerimaan kas dapat diterjemahkan sebagai menerima kas dari pelanggan.
Setelah menentukan sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut.
Paling tidak selalu terdapat satu pelaku internal (pegawai) dan, di sebagian besar kondisi, seorang pelaku eksternal (pelanggan/pemasok) yang terlibat dalam setiap kegiatan.
3. Analisis setiap kegiatan pertukaran ekonomi utnuk menetapkan apakah kegiatan tersebut harus dipecah menjadi suatu kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan kegiatan petukaran ekonomi. Penjelasan :
Langkah ketiga dalam menggambar diagram REA adalah menganalisis kegiatan pertukaran ekonomi untuk menetapkan apakah kegiatan tersebut dapat dipecah menjadi sebuah kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan pertukaran.
Contoh: Kegiatan penjualan dapat dipergunakan untuk mewakili baik penjualan dengan pengiriman maupun yang terjadi di toko. economic exchange event.
4. Tetapkan kardinalitas setiap hubungan.Penjelasan :
Kardinalitas menunjukkan bagaimana perumpamaan dalam satu entitas dapat dihubungkan ke perumpamaan tertentu dalam entitas lainnya.
Kardinalitas sering diungkapkan sebagai pasangan nomor di setiap entitas.
Nomor pertama adalah kardinalitas minimum, dan nomor kedua adalah kardinalitas maksimum.
Kardinalitas maksimem dari sebuah hubungan menunjukkan apakah setiap baris dalam entitas dapat dihubungkan lebih dari satu baris dalam entitas lainnya on the other side of the relationship.
Kardinalitas maksimem dapat baik 1 atau N.
Kardinalitas minimem 1 artinya bahwa setiap baris dalam tabel itu dapat dihubungkan ke hanya satu baris dalam tabel lainnya.Kardinal maksimem N artinya bahwa setiap baris dalam tabel itu bisa dihubungkan lebih dari satu baris dalam tabel lainnya.
D. Membangun diagram REA untuk satu siklus transaksi
Membangun diagram REA untuk satu siklus transaksi tertentu terdiri dari empat langkah berikut:
1. Identifikasi pasangan kegiatan pertukaran ekonomi yang mewakili hubungan dualitas dasar member untuk menerima, dalam siklus tersebut.
2. Identifikasi sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan pertukaran ekonomi dan para pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
3. Analisis setiap kegiatan pertukaran ekonomi untuk menetapkan apakah kegiatan tersebut harus dipecah menjadi suatu kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan kegiatan pertukaran ekonomi. Apabila perlu, ganti kegiatan pertukaran ekonomi aslinya dengan rangkaian kegiatan komitmen dan pertukaran ekonomi yang dihasilkan dari pemecahan kegiatan tadi.
4. Tetapkan kardinalitas setiap hubungan..
E. Mengimplementasikan diagram REA dalam database relasional
Mengimplemetasikan diagram REA ke dalam database relasional melibatkan proses tiga tahap, yaitu :
1. membuat sebuah tabel untuk setiap entitas berbeda dan untuk setiap hubungan banyak- ke-banyak (many to many)
2. Memberikan atribut ke tabel yang tepat. Penjelasan :
· Menetapkan Kunci Utama: Biasanya, kunci utama of a table representing an entity is a single attribute.
· Other Attributes: Additional attributes are included in each table to satisfy transaction processing requirements.
3. Menggunakan kunci luar untuk mengimplementasikan hubungan satu ke satu (one to one) dan hubungan satu ke banyak (one to many)
Contoh : Hubungan Satu ke Satu: Di dalam database relasional, hubungan satu ke satu antara entitas dapat diimplementasikan dengan memasukkan kunci utama suatu entitas sebagai kunci luar dalam tabel yang mewakili entitas satunya.
Penjelasan:
· Dalam database relasional, hubungan satu ke banyak dapat diimplementasikan juga dalam relasi ke database dengan menggunakan kunci luar.
· Kunci utama dari entitas dengan kardinal maksimum N menjadi kunci luar dalam entitas dengan kardinal maksimum 1
· Contoh: Nomor pegawai dan nomor pemasok adalah kunci luar dalam kegiatan pembelian dan kegiatan pengeluaran kas.
F. Memadukan diagram REA antar siklus
Untuk mendesain SIA yang dapat berfungsi, harus dikembangkan diagram REA untuk siklus tambahan dan kemudian memadukan diagram-diagram tersebut
Periksa kelengkapan dengan menguji apakah diagram tersebut memenuhi dua peraturan berikut ini :
Setiap entitas sumber daya harus berhubungan dengan dua kegiatan arus stok salah satunya menambah sumber daya dan yang lainnya menguranginya
Setiap kegiatan pertukaran ekonomi yang menambah sumber daya harus berhubungan dengan kegiatan pertukaran ekonomi yang mengurangi sumber daya hal tersebut disebut prinsip dualitas ekonomi
F. Menggunakan diagram REA
Diagram REA secara khusus berguna untuk mendokumentasikan SIA tingkat lanjut yang menggunakan database, karena kardinalitas dalam diagram REA menyediakan informasi mengenai praktik bisnis organisasi dan pola pertukaran ekonominya.
Nilai 0 minimum untuk penjualan mengindikasikan bahwa terjadi penjualan secara kredit
Nilai N maksimum untuk penjualan berarti bahwa pelanggan dapat membayar secara mencicil.




Jumat, 02 November 2012


TUGAS SOFTSKILL "SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 2"

Tema: Pengantar E Bisnis
(32110553 Ganjil)
Soal:

Sebutkan & Jelaskan:

1- Pengertian e-Bisnis!
2- Model-Model e-Bisnis!
3- Pengaruh e-Bisnis terhadap proses Bisnis!
4- Faktor-faktor keberhasilan e-Bisnis!
5- Infrastruktur e-Bisnis!
6- Study Kelayakan e-Bisnis!
7- Struktur proposal e-Bisnis!


Jawab:

1. Pengertian e-bisnis adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.



2.
-.B2C (Business to Consumers). Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi.
-.B2B (Business to Business). Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara organisasi dengan organisasi (antar organisasi).
-.C2C (Consumer-to-consumer). Interaksi dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya. Biasanya individu mengiklankan produk, jasa, pengetahuan, maupun keahliannya disalah satu situs lelang atau classified ads. Contohnya meliputi www.bekas.com dan www.classified2000.com.
-.C2B (Consumer-to-business). Interaksi yang meliputi individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi, serta individu yang mencari penjual, berinteraksi dengan penjual tersebut, dan melakukan transaksi.
-.Non-business electronic commerce, terdiri atas institusi non bisnis seperti lembaga pendidikan, organisasi nirlaba, organisasi keagamaan, organisasi sosial, dan instansi pemerintah. Contohnya, www.bappenas.go.id, www.bps.go.id, www.komnas.go.id, www.bppt.go.id. Umumnya organisasi non bisnis menggunakan berbagai tipe e-commerce atau e-business untuk keperluan menekan biaya atau meningkatkan layanan pelanggan dan operasi.
-.Intrabusiness (organizational) electronic commerce meliputi semua aktivitas internal organisasi yang biasanya dilakukan melalui internet dan meliputi pertukaran barang, jasa atau informasi.



3.
• Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online yang biayanya lebih murah.
Dalam hal ini para produsen dapat memperkenalkan produknya kepada masyarakat di seluruh dunia dengan biaya lebih murah karna hanya membayar jasa penyedia layanan internet dan juga jasa pembuatan web aplikasi e-commerce .

• Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat, pencetakan, report,   dan sebagainya.
Dengan melakukan pengiklanan secara online berati kita tidak menggunakan media kertas karena kita melakukan dengan media elektronik

• Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek.
Karena menggunakan aplikasi yang tersedia dalam web e-commerce yaitu menggunakan pembayaran langsung dari rekening bank dari tabungan anda di bank. Jadi anda tidak perlu menggunkan uang tunai untuk melakukan pembayaran



4.
-.  Produk yang menarik & harga  yang kompetitif.
-.  Cepat, dan pengiriman barang dengan segera.
-.  Web yang menarik untuk berbelanja  dan fitur-fitur berbelanja.
-.  Keamanan & pengiriman barang yang dapat dipercaya.



5.
-Pengendalian akses:
Software ini berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan antar-berbagai peralatan; secara otomatis memutar dan menjawab telepon; membatasi akses hanya pada para pemakai yang berwenang; serta membuat parameter seperti: kecepatan, mode, dan arah pengiriman.

-Pengelolaan jaringan:
Pada software ini berfungsi untuk mengumpulkan data untuk memeriksa kesiapan peralatan jaringan untuk mengirim atau menerima data; membuat aturan antri untuk masukan dan keluaran; menetapkan prioritas dalam sistem,mengirimkan pesan; dan mencatat aktivita, penggunaan, dan kesalahan dalam jaringan.

-Pengiriman data dan file:
Software ini berfungsi untuk mengontrol pengiriman data, file dan pesan-pesan diantara berbagai peralatan.
Pendeteksi dan pengendalian atas kesalahan
Software ini berfungsi untuk memastikan bahwa data yang dikirim benar-benar merupakan data yang diterima.

-Keamanan data:
Software ini berfungsi untuk melindungi data selama pengiriman dari akses pihak yang tidak berwenang.

dll.


6.
-Merintis usaha baru, misalnya membuka toko, membangun pabrik, dan lain sebagainya.
-Mengembangkan usaha yang sudah ada, misalnya menambah kapasitas pabrik, memperluas skala usaha, dan sebagainya.
-Memilih jenis usaha atau investasi yang paling menguntungkan, misalnya pilihan usaha dagang, perakitan, dan sebagainya.


7.
Analisa Produk, yang terdiri dari:
-Service Hardware
-Software
-Aksesoris Komputer

Lalu keunggulan produk disebarkan melalui:
-Konsultasi
-email

Kemudian melakukan:
-Analisa Pasar
-Analisa Porduksi dan Operasi
-Analisa Pelanggan
-Analisa tempat
-Analisa para pesaing

dan dilaporkan dengan laporan seperti jurnal,neraca dan sebagainya.

dan sebagainya.

Selasa, 23 Oktober 2012

Sistem Informasi Akuntansi


Sistem Informasi Akuntansi


1. Pengertian SIA! 

2. Perbedaan SIA!
- dari bentuk SI Manajemen
- dari bentuk SI Pemasaran
- dari bentuk SI Keuangan
- dan sebagainya (tambahkan jika ada)

3. Sebutkan Siklus Pencantuman Transaksi Akuntansi dari segi:
-Bukti Transaksi -> dibuat contoh Jurnal / BB / Buku Besar -> Neraca Saldo/Laporan Keuangan

4. Sebutkan Siklus Pemrosesan Transaksi dari segi:
-Input -> Proses -> Output!
-Aplikasi Siklus Pendapatan atau Penjualan & 
-Siklus Aplikasi Produksi!

Jawab:

1.Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi merupakan sistem informasi fungsional yang mendasari sistem informasi fungsional yang lainnya seperti sistem informasi keuangan, sistem informasi pemasaran, sistem informasi produksi dan sistem informasi sumber daya manusia. Sistem-sistem informasi lain membutuhkan data keuangan dari sistem informasi akuntansi.
Hal ini menunjukkan bahwa suatu perusahaan yang akan membangun sistem informasi manajemen, disarankan untuk membangun sistem informasi akuntansi terlebih dahulu. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain : Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
 Contoh Sistem Informasi Akuntansi
Ada beberapa sistem informasi akuntansi yang sudah dikembangkan oleh berbagai perusahaan. Ada yang mengembangkan secara umum, ada yang mengembangkan berdasarkan kasus per kasus dalam suatu organisasi. Contoh sistem informasi akuntansi yang dikembangkan secara umum adalah: Dec Easy Accounting(DEA) dan MYOB.
Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

2.1 Perbedaan Sistem Informasi Akuntansi Dan Sistem Informasi Manajemen Yaitu: 
SIA ( Sistem Informasi Akuntansi )

- SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan, lebih kepada keuangan , pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak   ekstern. 
- SIA yang efektif bagi keberhasilan jangka panjang organisasi manapun.
- SIA tersebut menyediakan beberapa informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan atas masalah-masalah yang lain.
- SIA mencakup pengendalian untuk memasiktikan keamanan dan ketersediaan data organisasi.
- SIA merupakan bagian dari SIM.

Sedangkan SIM ( Sistem Informasi Manajemen)

* SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi. 
* SIM berbasis computer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan serupa.
* SIM Sub-unitnya didasarkan area fungsional dan tingkatan manajemen
  
2.2 Dari Bentuk SI Pemasaran Perbedaannya Adalah:

Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
 
Sedangkan pada,
 
SISTEM INFORMASI PEMASARAN 
Sistem informasi pemasaran (SIPEM) atau marketing Informasi system(MKTIS) merupakan sistem informasi yang diterapkan di fungsi pemasaran. SIPEMmempunyai enam komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum yaitukomponen
komponen input, model, output, basis data, teknologi dan kontrol. 
Perbedannya pada komponen input, output, teknologi dan kontrol,.
 2.3        Sistem Informasi Akuntansi Keuangan (SIAK) 
  Merupakan komponen organisasi dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisa, dan mengkomunikasikan informasi keuangan dan pengambilan keputusan bagi pihak perusahaan maupun pihak luar perusahaan. Sebenarnya, akuntansi pun termasuk sebuah sistem informasi.
Sistem Informasi Akuntansi Keuangan dalam sebuah organisasi memiliki peran penting, antara lain :
1.       Mengumpulkan dan menyimpan data mengenai aktivitas dan transaksi.
2.       Mengolah data menjadi informasi yang bisa dipakai dalam proses pengambilan keputusan.
3.       Melakukan pengawasan atau kontrol secara tepat terhadap asset organisasi.

Sistem Informasi Akuntansi Keuangan memiliki subsistem yang memproses berbagai transaksi keuangan dan nonkeuangan yang secara langsung mempengaruhi transaksi keuanagan.
  
3. Siklus Pencantuman Transaksi Akuntansi dari Segi :
 
Dari Segi Bukti Transaksi , terdiri dari:
 
a. bukti transaksi intern
bukti transaksi intern adalah bukti transaksi yang dibuat dan ditujukan untuk intern perusahaan. Beberapa bukti transaksi yang termasuk bukti transaksi intern adalah sebagai berikut.
1. bukti kas masuk. Bukti kas masuk merupakan bukti transaksi yang menyatakan bahwa perusahaan telah menerima uang tunai. Misalnya penerimaan dari penjualan tiket dan pembayaran penjualan alat tulis.
2. bukti kas keluar. Bukti kas keluar merupakan bukti transaksi yang menyatakan bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai. Misalnya pembayaran gaji, utang, dan biaya operasional.
3. memo. Memo merupakan pesan ringkas dari seseorang kepada orang lain dalam satu lingkup perusahaan. Misalnya memo dari pimpinan kepada bawahan. Penulisan memo dilakukan secara singkat, jelas, dan mudah dipahami.


b. bukti transaksi ekstern
bukti transaksi ekstern adalah bukti transaksi yang melibatkan pihak luar perusahaan. Adanya bukti ekstern ini karena perusahaan melakukan transaksi dengan pihak luar. Beberapa bukti transaksi yang termasuk bukti ekstern adalah sebagai berikut.
1. faktur. Faktur merupakan tanda bukti karena terjadi pembelian atau penjualan secara kredit. Secara umum, faktur dibuat rangkap dua. Lembaran pertama diberikan kepada pembeli dan lembaran kedua untuk perusahaan. Faktur yang diberikan kepada pembeli dinamakan faktur pembelian. Faktur yang disimpan penjual dinamakan faktur penjualan.
2. kuitansi. Kuitansi merupakan bukti penerimaan atas pembayaran sejumlah uang secara tunai. Kuitansi dibuat oleh pihak yang menerima uang untuk pihak yang mengeluarkan uang. Kuitansi dibuat rangkap dua. Bagian dari kuitansi asli diberikan kepada pihak yang mengeluarkan uang dan salinannya disimpan oleh pihak penerima uang sebagai arsip.
3. nota. Nota adalah bukti transaksi yang diberikan oleh penjual kepada pembeli atas pembelian barang secara tunai. Nota berfungsi sebagai bukti pengeluaran uang oleh pembeli. Sementara itu, nota bagi penjual berfungsi sebagai bukti penerimaan uang. Nota dapat digolongkan menjadi dua, yaitu nota debit dan nota kredit.
a. nota debit adalah bukti transaksi yang dikeluarkan perusahaan kepada pihak luar perusahaan karena ada barang yang rusak atau tidak sesuai pesanan. Bukti ini dikeluarkan jika pembeli mengembalikan barang yang telah dibeli kepada perusahaan.
b. Nota kredit adalah bukti transaksi yang dikeluarkan perusahan kepada pihak luar karena perusahaan telah menerima kembali barang yang telah dijual akibat rusak atau tidak sesuai pesanan.
4. cek. Cek adalah surat perintah yang dibuat oleh nasabah yang memiliki rekening di bank agar pihak bank membayarkan sejumlah uang yang tertulis pada lembaran cek kepada orang yang disebutkan dalam cek. Cek termasuk bukti transaksi pembayaran secara tunai.

4. Siklus-Siklus Pemrosesan Transaksi:

Sistem Informasi Akuntansi meliputi beragam aktivitas yang berkaitan dengan siklus-siklus pemrosesan transaksi perusahaan, yaitu : 
1. Siklus pendapatan. Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian barang dan jasa ke entitas-entitas lain dan pengumpulan pembayaran-pembayaran yang berkaitan. 
2. Siklus pengluaran. Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang dan jasa dari entitas-entitas lain dan pelunasan kewajiban-kewajiban yang berkaitan. 
3. Siklus produksi . Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumberdaya menjadi barang dan jasa. 
4. Siklus keuangan . Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan peroleh dan manajemen dana-dana modal, termasuk kas. 
 
Siklus Aplikasi Produksi:

a. menghitung seluruh pendapatan keuangan produksi
b. menggantikan sistem akuntansi manual
c. mengetahui seluruh biaya dalam proses produksi
d. mendapatkan kepastian laba 

- http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/11/aplikasi-siklus-produksi-dan-keuangan/
- www.google.com  
- http://panjidwias.blogspot.com/2011/11/sistem-informasi-akuntansi-keuangan.html
- http://ilmuakuntansi.web.id/pengertian-sistem-informasi-akuntansi/